Mata Kuliah Bahasa Indonesia di Politeknik Negeri Bali
Mata Kuliah Bahasa Indonesia di Politeknik Negeri Bali Tahun Akademik 2025/2026
Mahasiswa merupakan insan dewasa sehingga dianggap sudah memiliki kesadaran dalam mengembangkan potensi diri untuk menjadi intelektual, ilmuwan, praktisi, dan atau professional. Sehubungan dengan itu, maka perubahan pada proses pembelajaran menjadi penting dan akan menciptakan iklim akademik yang akan meningkatkan kompetensi mahasiswa baik hardskills maupun softskills. Hal ini sesuai dengan tujuan Pendidikan Tinggi dalam UU No 12 tahun 12 yaitu menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, terampil, kompeten, dan berbudaya untuk kepentingan bangsa.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, seluruh mahasiswa harus mengikuti pembelajaran mata kuliah dasar umum yang dikenal dengan MKDU (general education). Sebagian dari MKDU telah dinyatakan dalam UU No 12 tahun 2012 sebagai mata kuliah wajib, yaitu Agama, Pancasila, Kewarganegaraan, dan Bahasa Indonesia. Dalam rangka menyempurnakan capaian pembelajaran, maka MKDU ditambah dengan bahasa Inggris, Kewirausahaan, dan mata kuliah yang mendorong pada pengembangan karakter lainnya, baik yang terintegrasi maupun individu.
Mata Kuliah Bahasa Indonesia merupakan pelajaran yang mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam berbahasa Indonesia dengan baik dan benar, karena penguasaan atas bahasa Indonesia dapat dijadikan ukuran nasionalisme seseorang sebagai bangsa Indonesia. Selain itu, mata kuliah ini juga bertujuan untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam mengorganisir ide-ide atau konsepkonsep untuk dikomunikasikan kepada pihak lain sehingga terjalin interaksi antaride yang berkesinambungan dan menghasilkan proses transfer ilmu dan pengelolaan yang berjalan efektif.
......................................................................................................................................................
Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Nasional dan Bahasa Kenegaraan di NKRI
Bahasa Indonesia terlahir dari rahim persatuan yang masyarakat saat itu menghendaki adanya keterhubungan antar wilayah, suku, adat dan budaya melalui sebuah bahasa sebagai upaya mengidentitaskan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat
Secara historis lahirnya Bahasa Indonesia bermula dari Bahasa Melayu yang digunakan pada abad ke-7 di kawasan Asia Tenggara. Penggunaan bahasa tersebut dibuktikan dari sebuah prasasti tahun 683 di Palembang yang penulisannya masih menggunakan Bahasa Melayu.
Sejak saat itu, Bahasa Melayu sebagai bahasa sehari-hari oleh rakyat yang tinggal di wilayah tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu, Bahasa Melayu mulai beralih fungsi sebagai bahasa perhubungan (lingua franca) antargolongan, pedagang, dan kerajaan yang terus meluas. Perluasan ini terus berlanjut hingga abad ke-17, ketika Belanda menduduki Indonesia.
Memasuki abad ke-20, rakyat Indonesia merasa butuh sesuatu untuk bisa mengikat mereka sebagai bangsa yang bersatu. Setelah itu, rakyat pribumi pun sepakat menjadikan Bahasa Melayu sebagai bahasa pemersatu mereka.
Lebih lanjut, Bahasa Melayu pun distandarkan oleh rakyat Tanah Air, yang kemudian disebut sebagai Bahasa Indonesia.
Diresmikan menjadi bahasa persatuan atau bahasa nasional pada 28 Oktober 1928, bertepatan dengan Sumpah Pemuda. Sesuai usulan dari Mohammad Yamin dalam Kongres Sumpah Pemuda, beliau menyumbang ikrar Sumpah Pemuda yang berbunyi, "Bahasa persatuan Indonesia adalah bahasa Indonesia". Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan diartikan sebagai bahasa yang digunakan oleh rakyat Indonesia untuk berkomunikasi antarsesama.
Di satu sisi, Bahasa Melayu yang dimaksud pula telah terbahasakan dalam UUD 1945 pada Bab XV Pasal 36 yang disebutkan bahwa bahasa negara adalah Bahasa Indonesia yang berfungsi sebagai bahasa dalam penyelenggaraan administrasi negara, seperti bahasa dalam penyelenggaraan pendidikan dan sebagainya.
Di bawah ini ada beberapa buku referensi untuk memahami ruang lingkup bahasa Indonesia dari berbagai sisi sehingga kemudian pembaca dapat mengimplementasikan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Baik sesuai dengan normal sosial dan benar sesuai dengan kaidah yang dimiliki. Buku ini ditulis dari beberapa penulis yang secara konsisten menyampaikan perkembangan pemakaian bahasa Indonesia.
......................................................................................................................................................
Jadwal Mengajar
......................................................................................................................................................
|
Tata Tertib Mahasiswa dan Dosen |
|
Perkuliahan di Kelas (Offline) - Tata tertib bagi Mahasiswa
...................................................................................................................................................... Perkuliahan di Kelas (Offline) – Tata tertib bagi Dosen
Perkuliahan dalam Jaringan (Online) – apabila ada
|
Postur Penilaian
1. Mahasiswa Wajib Mengikuti Perkuliahan;
2. Mahasiswa Wajib Mengerjakan Tugas 1 dan atau Tugas 2;
3. Mahasiswa Wajib Mengikuti UTS pada pertemuan 8;
4. Mahasiswa Wajib Mengikuti UAS pertemuan 16;
5. Setiap keaktifan mahasiswa (diskusi-tanya jawab) akan diberikan point, kemudian point-point yang dikumpulkan tersebut sebagai bagian yang akan menjadi pengimbang nilai yang di bawah standar.
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
Bahan Diskusi Mahasiswa dan Dosen
|
D-IV Manajemen Bisnis Pariwisata Korti: |
|
|
|
D-IV Manajemen Bisnis Pariwisata Korti: |
|
|
|
D-IV Manajemen Bisnis Pariwisata Korti: |
|
|
|
D-IV Manajemen Bisnis Pariwisata Korti: |
Contoh Naskah Ilmiah 2H |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
......................................................................................................................................................
Materi Perkuliahan Mata Kuliah: Bahasa Indonesia
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
..................................................................................................................................................
Pemetaan Materi Perkuliahan
|
Pertemuan Pertama |
Pengenalan Perkuliahan Bahasa Indonesia dan Kesalahan
Berbahasa |
Orientasi
Perkuliahan & Kesalahan Berbahasa |
|
Pertemuan
Kedua |
Perkembangan bahasa Indonesia, kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia |
Sejarah
Perkembangan & Kedudukan Bahasa Indonesia |
|
Pertemuan
Ketiga |
Ragam Bahasa |
Ragam
Bahasa Indonesia Kelompok 1 |
|
Pertemuan Keempat |
Bahasa Indonesia yang baik dan benar, kaidah umum |
Konsep Bahasa yang Baik dan Benar dan contoh kesalahan berbahasa Kelompok 2 |
|
Pertemuan
Kelima |
Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan, kaidah fonologi, kaidah morfologi |
Kaidah Ejaan Bahasa Indonesia Kelompok 3 |
|
Pertemuan
Keenam |
Kaidah Kosa Kata |
Diksi dan Kosakata dalam Bahasa Indonesia Kelompok 4 |
|
Pertemuan
Ketujuh |
Kalimat dan Fungsi-fungsi Kalimat |
Tata Kalimat Bahasa Indonesia (Jenis dan kesalahan dalam kalimat serta cara memperbaikinya) Kelompok 5 |
|
Pertemuan
Kedelapan |
Ujian Tengah Semester |
|
|
Pertemuan
Kesembilan |
Kalimat Nominal-Verbal dan Kalimat Aktif-Pasif |
(Jenis dan kesalahan dalam Kalimat Nominal-Verbal dan Kalimat Aktif-Pasif serta cara memperbaikinya) Kelompok 6 |
|
Pertemuan
Kesepuluh |
Kalimat Majemuk dan Kalimat Efektif |
(Jenis dan kesalahan dalam Kalimat Majemuk dan Kalimat Efektif serta cara memperbaikinya) Kelompok 7 |
|
Pertemuan
Kesebelas |
Pelatihan: kalimat verbal-nominal; kalimat aktif-pasif; kalimat majemuk; kalimat efektif |
(Jenis dan kesalahan dalam kalimat verbal-nominal; kalimat aktif-pasif; kalimat majemuk; kalimat efektif serta cara memperbaikinya) Kelompok 8 |
|
Pertemuan
Kedua belas |
Paragraf dan Jenisnya |
(Jenis dan kesalahan dalam penyusunan paragraf serta cara memperbaikinya) Kelompok 9 |
|
Pertemuan
Ketiga belas |
Pelatihan Paragraf |
(Jenis dan kesalahan dalam penyusunan paragraf serta cara memperbaikinya) Kelompok 10 |
|
Pertemuan
Keempat belas |
Menulis Kreatif dan Karya tulis ilmiah |
(Jenis dan kesalahan dalam menulis kreatif dan karya tulis ilmiah serta cara memperbaikinya) Kelompok 11 |
|
Pertemuan
Kelima belas |
Menulis kreatif dan Karya tulis ilmiah |
(Jenis dan kesalahan dalam menulis kreatif dan karya tulis ilmiah serta cara memperbaikinya) Kelompok 12 |
|
Pertemuan
Keenam belas |
Ujian Akhir Semester |
|
.....................................................................................................................................................
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Refleksi Pembelajaran ........
.....................................................................................................................................................
Perolehan Nilai Mahasiswa
Nilai Mahasiswa Semester Genap 2023/2024 Nilai Mahasiswa Semester Ganjil 2024/2025
Nilai Mahasiswa Semester Genap T.A 2024/2025 Nilai Mahasiswa Semester Ganjil T.A 2025/2026
Nilai Mahasiswa Semester Genap T.A 2025/2026
Terima kasih, selamat mengikuti !
ttd.
Gede Adistana Wira Saputra, M.Hum.
NIP 199004062024211001
Contact Person: 081934300130
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................

Komentar
Posting Komentar